Catatan Antropologi Hanna Kireina bersama Ibu Serepina Tiur Maida Pert-10

 

Kembali lagi di Blog ku ini……. Seperti biasa kita akan membahas suatu hal menurut pemahaman saya dan dari beberapa artikel yang saya baca.

Yukk mari kita baca bersama…….

Kali ini kita akan memppelajari lebih dalam tentang unsur – unsur kebudayaan dan intergrasi kebudayaan tersebut.

 

UNSUR – UNSUR KEBUDAYAAN

 

Budaya merupakan suatu cara hidup yang telah tumbuh dan berkembang di dalam sekelompok manusia. Lalu, budaya tersebut akan diwariskan secara turun-temurun.  Hal satu ini pula berasal dari pemikiran dan aktivitas yang timbul pada keseharian masyarakat. Untuk lebih jelasnya, berikut unsur kebudayaan secara universal yang wajib diketahui.

1. Bahasa

Sebagaimana yang telah diketahui, jika bahasa merupakan alat bagi setiap manusia untuk saling berkomunikasi atau berinteraksi satu sama lain untuk memenuhi kebutuhan sosialnya.

Manusia yang mengembangkan kemampuannya dalam berbahasa tersebut, mampu menciptakan pemahaman mengenai fenomena sosial yang diungkapkan secara simbolik. Jadi, bisa disimpulkan jika bahasa memiliki penting dalam analisa kebudayaan manusia. Pengucapan bahasa yang digunakan untuk komunikasi oleh setiap manusia pun berbeda satu sama lain. Hal ini disebut dengan dialek atau logat.

2. Pengetahuan

Sistem kedua yang dikemukakan oleh beberapa ahli dalam salah satu unsur kebudayaan ini, memiliki arti yakni pengetahuan masyarakat mengenai alam sekitarnya, kondisi geografis, flora dan fauna, waktu, hingga sifat dan tingkah laku manusia. Biasanya pengetahuan ini diperoleh dari pendidikan ataupun penyebaran informasi di dalam masyarakat luas.

 

3. Kemasyarakatan dan Organisasi Sosial

Yang dimaksud dengan kemasyarakatan dan organisasi sosial dalam unsur ini yaitu beberapa kelompok yang sengaja dibentuk oleh masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan mereka.

Kemasyarakatan dan organisasi sosial pula meliputi beberapa sistem, diantaranya sistem kekerabatan, asosiasi dan perkumpulan, dan masih banyak lainnya. Dalam kehidupan suatu kelompok masyarakat telah diatur oleh adat istiadat dan beberapa aturan tertentu. Kelompok masyarakat yang paling dekat dan mendasar yakni kerabat. Selanjutnya, setiap manusia akan digolongkan sesuai dengan tingkatan lokalitas geografis yang secara otomatis terbentuk di kehidupan masyarakat.

4. Peralatan Hidup dan Teknologi

Manusia memang selalu berusaha untuk bisa mempertahankan hidupnya dengan berbagai cara. Misalnya saja menciptakan berbagai peralatan dan benda tertentu. Sebagai salah satu unsur kebudayaan, teknologi juga menjadi cara masyarakat agar bisa mengelola atau mengumpulkan berbagai bahan yang belum jadi menjadi bahan layak pakai dan dimanfaatkan dalam kehidupan mereka.

 

5. Mata Pencaharian Hidup

Selain menciptakan berbagai peralatan, manusia juga butuh berbagai usaha untuk bisa mendapatkan barang ataupun jasa yang diperlukan. Unsur satu ini masuk ke dalam sistem ekonomi yang meliputi, berburu dan mengumpulkan makanan, bercocok tanam, beternak, berdagang, menangkap ikan dan masih banyak lainnya demi mencukupi kebutuhan sehari hari.

 

6. Religi

Religi termasuk ke dalam unsur pokok budaya yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia. Pasalnya, dalam sistem ini terdapat tiga unsur yang harus dipahami. Yakni  sistem upacara keagamaan, sistem keyakinan, dan umat yang percaya terhadap religi. Jadi bisa disimpulkan, jika religi merupakan sistem yang memadukan antara praktek dan keyakinan seseorang.

 

7. Kesenian

Karena budaya merupakan hasil karya yang diciptakan oleh manusia, hal ini pun berkaitan dengan kesenian. Di mana kesenian disini meliputi beberapa hal, diantaranya seni rupa, musik, hingga tari-tarian. Unsur kebudayaan ini dihasilkan oleh suatu kelompok atau seorang manusia yang memiliki nilai keindahan atau estetika. Hal ini pun diwujudkan dengan mengekspresikan jiwa dalam bentuk seni. Memahami beberapa unsur yang telah disebutkan diatas memang sangat perlu dilakukan. Hal ini berkaitan erat dengan kehidupan yang dijalani sehari hari. Apa yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat dan disepakati secara bersamaan, hal inilah yang disebut dengan budaya. Kebudayaan yang dilakukan secara terus menerus akan menurun ke generasi selanjutnya.

 

 

Itulah unsur – unsur dari suatu kebudayaan beserta penjelasan nya.

 

 

INTEGRASI KEBUDAYAAN

 

Integrasi budaya adalah penyesuaian antara unsur kebudayaan yg saling berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat.

 

Metode Holistik

seorang sarjana antropologi tidak hanya bertugas menganalisis kebudayaan dengan mengetahui berbagai cara untuk memerincinya de dalam unsur-unsur yang kecil, dan mempelajari unsur-unsur kecil itu secara detail, tetapi Ia juga bertugas untuk dapat memahami kaitan antara tiap unsuru kecil itu, dan ia harus juga mampu melihat kaitan antara tiap unsur kecil itu, dan ia harus juga mampu melihat kaitan antara setiap unsur kecil itu dengan keseluruhannya. Dengan perkataan lain, ia harus paham akan masalah integrasi sari unsur-unsur kebudayaan.

 

Para ahli natropologi biasanya memakai istilah “holistik” (holistic) untuk menggambarkan metode tinjauan yang mendekati suatu kebudayaan itu sebagai suatu kesatuan yang terintegrasi.

 

Ilmu antropologi memang telah mengembangkan beberapa konsep yang dapat dipakai untuk memahami berbagai macam kaitan antara berbagai macam kaitan antara berbagai unsur kecil dalam suatu kebudayaan itu. Para ahli antropologi tentu sudah sejak lama mengetahui akan adanya integrasi atau jaringan terkait unsur-unsur kebudayaan itu dipelajari secara mendalam, baru setelah tahun 1920 timbul, dan baru sesudah waktu itu masalah integrasi menjadi bahan diskusi dalam teori. Dalam pada itu timbul beberapa konsep untuk menganalisis masalah integrasi kebudayaan, yaitu pikiran kolektif, fungsi unsur-unsur kebudayaan. Fokus kebudayaan, etos kebudayaan , dan kepribadian umum.

 

Pikiran Kolektif

 

sudah sejak akhir abad ke-19 ada seorang ahli sosiologi dan antropologi Prancis, bernama E. Durkheim, yang mengembangkan konsep representations collectives (pikiran-pikiran kolektif) dalam sebuah karangan berjudul Representations Individuelles et Representations Collectives (1898). cara Durkheim menguraikan konsep itu pada dasarnya tidak berbeda dengan cara ilmu psikologi menguraikan konsep berfikir. Ia juga beranggapan bahwa aktivitas-aktivitas dan proses-proses rohaniah yang primer tadi melalui proses sekunder, menjadi bayangan-bayangan dan sejumlah dari semua bayangan tentang suatu hal yang khas, menjadi gagasan. Suatu gagasan serupa itu oleh Durkheim disebut representation. Oleh karena gagasan berada dalam alam pikiran seorang individu, maka disebutnya representation individuelle.

 

 

Fungsi Unsur – unsur Kebudayaan

Fokus Kebudayaan

Etos Kebudayaan

Kepribadian Umum

 

Dan metode lain yang pernah dikembangkan oleh para ahli Antropologi untuk melukiskan suatu kebudayaan secara holistik terintegrasi adalah dengan memusatkan perhatian terhadap suatu kepribadian umum yang dominan dalam kebudayaan tersebut.

 

 

 

Demikian lah sedikit catatan yang dapat saya bagikan pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat ya teman teman. Salam Sehat 😊

Comments

Post a Comment